Agar Gagasan Anda Diterima Dalam Meeting, Perhatikan Hal Berikut!

Agar Gagasan Anda Diterima Dalam Meeting, Perhatikan Hal Berikut!

Ketika berada di lingkungan kerja, Anda akan banyak terlibat dengan agenda meeting dari yang sifatnya rutin sampai yang sifatnya dadakan. Jenis pembahasan meeting selalu beragam, namun secara umum biasanya agenda meeting menyangkut hal-hal seperti  evaluasi kinerja, problem solving, brainstorming, update kinerja, sharing informasi, pengambilan keputusan dan hal lainnya. Selama Agenda meeting berlangsung akan selalu ada sesi untuk tanya jawab, dan menampung masukan dari masing-masing peserta meeting.

Tapi pernahkah Anda merasa ketika memberikan  gagasan yang menurut Anda cemerlang, malah tidak mendapat respon atau bahkan tidak diperhitungkan sama sekali?

Anda tidak perlu berkecil hati, hal ini bisa saja terjadi karena kesalahan Anda berkomunikasi. Dalam hal ini komunikasi persuasif, yang sangat erat kaitannya dengan bagaimana Anda menyampaikan gagasan-gagasan tersebut. Menurut DeVito  ada tiga hal yang harus diperhatikan ketika melakukan komunikasi persuasif, diantaranya:

Perkuat argumen dan bukti
Ketika ada menyampaikan argumen, perkuat argumen-argumen tersebut dengan bukti-bukti konkrit yang dapat dipertanggungjawabkan. Memberikan penjelasan secara teratur dan tidak berbelit-belit juga akan memperkuat dan meyakinkan penyampaian argumen Anda. Atau istilah gaulnya Anda sedang berbicara tidak “Asal Bunyi”.

Daya tarik psikologis
Hal ini berkaitan tentang bagaimana Anda mampu membangkitkan emosi dan motivasi para peserta meeting. Dengan begitu ide-ide yang Anda sampaikan bisa ter-delivery dengan baik dan diperhatikan oleh masing-masing peserta meeting.

Daya tarik kredibilitas
Daya tarik disini lebih kearah bagaimana sikap Anda ketika menyampaikan gagasan. Apakah anda menunjukkan sikap yang serius, santai, sopan, ramah dan sebagainya. Ini akan sangat menentukan keberhasilan tentang apa yang Anda sampaikan. Singkatnya, Anda perlu membaca prilaku dan sasaran audiens Anda ketika berkomunikasi.

Oleh karena itu, mulai sekarang ketika Anda memiliki gagasan yang menurut Anda cemerlang, cobalah perhatikan hal-hal diatas agar gagasan tersebut dapat diterima dan diperhitungkan oleh rekan-rekan Anda. (David)

 

Foto oleh fauxels dari Pexels