Menciptakan Industri yang ramah lingkungan

Menciptakan Industri yang ramah lingkungan

Cikarang yang dikenal sebagai Kota industri terbesar di Asia Tenggara merupakan kawasan industri yang potensial mengingat sekitar 2.125 unit pabrik 25 negara berlokasi di kawasan tersebut. Tak heran Cikarang mampu menyumbang sebesar 34,46% Penanaman Modal Asing Nasional, serta 22-45% volume ekspor nasional. Pada 2008 omzet kawasan industri ini mencapai USD 35 miliar dan 70% di antaranya untuk pasar ekspor.

Pertanyaannya  apakah Cikarang sebagai kota industri terbesar di Asia Tenggara, sektor Industrinya sudah ramah lingkungan? tentunya untuk menjawab pertanyaan tersebut, langkah awal ialah apa yang perlu dilakukan para pelaku Industri yang berada di wilayah cikarang berusaha untuk merubah industri mereka menjadi Industri yang Ramah Lingkungan?

Kita semua memiliki kewajiban untuk menjadikan lingkungan
menjadi tempat yang lebih baik  untuk sekarang dan untuk masa depan. Itu sebabnya banyak industri mencari cara untuk ramah lingkungan, meski biaya awal yang diperlukan memang tidak sedikit. Namun tidak ada kata terlambat, langkah-langkah perlu diberlakukan mulai sekarang agar generasi penerus dapat hidup lestari. Beberapa industri  harus mengubah praktik bisnis mereka untuk mengurangi konsumsi energi dan mengambil tindakan lain untuk menyelamatkan lingkungan.

Industri Bisnis
Gedung-gedung pencakar langit memenuhi langit-langit kota di mana ribuan orang bekerja dalam kantoran. Mungkin hal ini terdengar biasa saja, tapi orang-orang yang bekerja di kantoran telah menggunakan banyak energi dan memiliki banyak limbah kertas. Itu sebabnya banyak perkantoran mencari cara untuk ramah lingkungan. Salah satu cara agar bisnis menjadi ramah lingkungan adalah meminimaliskan penggunaan kertas, dengan beralih ke lingkungan tanpa kertas; seperti penggunaan email, karena  sebagian besar karyawan bekerja menggunakan komputer dan bisa membuka file kapanpun dengan akses internet, sehingga tidak perlu mencetaknya. Tagihan dan pernyataan lainnya juga bisa dikirim ke pelanggan dengan menggunakan e-mail atau transfer file online untuk mengurangi limbah kertas.

Industri Data dan Teknologi
Tidak ada keraguan bahwa komputer telah memperbaiki kehidupan orang-orang di seluruh dunia, namun tidak memiliki jejak karbon yang kecil. Untuk mengatasi masalah ini, industri ini berupaya mengembangkan standar pasokan daya untuk mengurangi konsumsi energi. Misalnya, semakin banyak data center yang memilih menggunakan arus searah, bukan arus bolak-balik karena biaya pendinginannya kurang.

Indust
ris energi
Sebagian besar pembangkit listrik menggunakan sumber bahan bakar yang tidak terbarukan untuk menghasilkan tenaga. Ini berarti mereka mengambil barang-barang dari lingkungan yang tidak pernah bisa diganti. Namun, industri
ini akan ramah lingkungan apabila sektor industri ini mencari sumber bahan bakar yang bisa diperbaharui, seperti tenaga surya dan angin. Itu sebabnya semakin banyak pembangkit tenaga surya yang bermunculan, begitu pula pusat turbin angin. Industri ini bergerak menjauh dari transformer besar menjadi metode penghasil listrik yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Manufaktur
Industri manufaktur merupakan salah satu konsumen energi terbesar. Hal ini disebabkan peralatan manufaktur khusus yang menggunakan beberapa driver dan motor yang menyumbang 70 persen dari konsumsi daya mereka. 30 persen lainnya berasal dari biaya pemanasan dan pendinginan.
Salah satu kunci untuk membuat proses produksi  lebih ramah lingkungan adalah dengan mengurangi penggunaan energi. Dan satu-satunya cara melakukannya dengan efektif adalah jika Anda tahu persis di mana energi Anda digunakan. Kita tahu pabrik menggunakan banyak energi untuk kebutuhan alatproduksi seperti motor listrik, pemanas, boiler, kompresor udara, pendingin, dll. oleh karenanya, Manufaktur akan menjadi lebih ramah lingkungan apabila industri mempersiapkan peralatan baru yang mengkonsumsi lebih sedikit energi.

Industri Pengangkutan
Item pengiriman dari satu tempat ke tempat lain
baik melaui darat, udara dan laut memang relatif mahal, berkat kenaikan biaya bahan bakar, Itu sebabnya banyak perusahaan seperti perusahaan pelayaran mengganti kendaraan lama dengan model hibrida dan mencari cara lain untuk mengurangi konsumsi bahan bakar mereka. Ini bagus dari perspektif finansial, tapi juga lebih baik bagi lingkungan karena kendaraan hemat energi menghasilkan lebih sedikit emisi karbon..

Hampir semua industri saat ini mencari cara untuk
menjadi idustrin yang ramah lingkungan,  karena hal tentunya menghemat uang dalam jangka panjang dan lebih baik bagi lingkungan. Seperti yang sudah dijabarkan, banyak cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan industri yang ramah lingkungan diantaraya  dengan menurunkan konsumsi energi, mengurangi biaya bahan bakar, daur ulang, dan mengambil tindakan lain untuk memperbaiki lingkungan. Tentu masih banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencipatakan Cikarang yang dikenal sebagai kota industri di Asia Tenggara, menjadi kota industri yang ramah lingkungan . (df)