Transparansi Informasi Melindungi Kepentingan Investor

Transparansi Informasi Melindungi Kepentingan Investor

Lahirnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No 8/POJK.04/2015 tentang situs web emitmen  bahwa dalam  rangka meningkatkan transparansi sekaligus akses pemegang saham serta pemangku kepentingan lainnya atas informasi, perusahaan terbuka harus menyediakan informasi yang aktual dan terkini melalui corporate website. Tujuan utama  peraturan ini adalah untuk melindungi kepentingan investor dan para pemangku kepentingan. Setiap perusahaan go public yang mana informasi sahamnya terbuka untuk umum, dan diperjualbelikan secara luas harus mematuhi segala aturan yang tertera pada POJK sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap para pemangku kepentingan dan publik.

Cikarang dikenal sebagai kota industri terbesar di Asia Tenggara, tercatat ada 7 Kawasan Industri di koridor ini yakni: Jababeka, Bekasi Fajar, Delta Silicon (Lippo Cikarang), Kota Delta Mas, MM2100 Industrial Town, EJIP serta BIIE (Hyundai). Di kawasan ini banyak perusahaan terbuka atau perusahaan go public berdiri dan menjalankan bisnisnya. Divisi investor relations pada masing-masing perusahaan tentu memiliki kewajiban memaparkan keterbukaan informasi kepada para pemangku kepentingan.

Investor relations memiliki fungsi sebagai target investor yakni mematuhi peraturan, menciptakan hubungan yang menguntungkan dengan audiens, berkontribusi dalam hal membangun dan mempertahankan citra dan reputasi perusahaan (Cees B.M. van Riel, 2007:184).  Harper, Rafkin-Sax dan Goodwin (dalam Cole, 2004) membagi tanggung jawab praktis investor relations yakni dalam hal pelaporan keuangan dan pengungkapan, pemasaran tesis investasi perusahaan, komunikasi tata kelola perusahaan dan public presence.

Dalam penerapan keterbukaan informasi yang sesuai dengan POJK, investor relations harus memiliki strategi sebagai upaya untuk memenuhi aturan-aturan tersebut. Serangkaian cara dan upaya yang dilakukan oleh investor relations bertujuan untuk memastikan informasi ter-deliver dengan baik.  Hal yang bisa dilakukan oleh investor relations untuk memastikan informasi ter-deliver dengan baik adalah melakukan pembagian fokus kerja, memperhatikan bagaimana proses dan arah komunikasi dalam organisasi, persiapan konten yang dibutuhkan serta menciptakan variasi konten pada media komunikasi corporate. (david.f)
Sumber gambar:pexels.com