Reputasi perusahaan menjadi polemik bagi investor

Reputasi perusahaan menjadi polemik bagi investor

 

Pesatnya persaingan pada bidang industri memacu perusahaan dalam memiliki keunggulan yang dapat membedakannya dengan perusahaan lain. Tingginya kenaikan sifat konsumtif masyarakat menjadikan para pengusaha melihat peluang besar terhadap bisnis. Berbagai macam bisnis mulai dari makanan, jasa, kontruksi, produk dan lain sebagainya membutuhkan dukungan modal yang cukup besar sesuai dengan tujuan berdirinya suatu perusahaan, sehingga setiap perusahaan berlomba-lomba dalam mendapatkan reputasi yang postif. Reputasi positif dapat menjadi tolak ukur keberhasilan perusahaan dimata stakeholders yang mempengaruhi tingkat loyalitas.

Salah satu stakeholders perusahaan produk dan jasa adalah investor, investor sangat diperlukan bagi setiap perusahaan dengan tujuan untuk memperkuat sisi finansial yang akan mempengaruhi produksi dan layanan jasa yang diberikan kepada publik. Investor akan melakukan survei yang sangat ketat pada perusahaan yang ingin ditanamkan modal, hal ini dipengaruhi oleh seberapa besar tingkat keuntungan yang diperoleh ketika seorang investor menanamkan modalnya pada suatu perusahaan. Survei yang dilakukan akan berhubungan erat dengan informasi terkait dengan laporan atau rincian keuangan yang dimiliki oleh suatu perusahaan dengan pertimbangan minimnya tingkat kerugian bagi penanam modal.


Para penanam modal akan membicarakan tentang reputasi perusahaan bukan hanya annual report yang dimiliki. Reputasi perusahaan dapat menjadi salah satu tolak ukur besar kecilnya investasi yang ditanamkan. Reputasi perusahaan menjadi polemik bagi para investor karena akan mempengaruhi keuntungan yang disebabkan oleh persepsi baik buruknya reputasi dimata publik. Dalam menjalin relasi dengan investor sebaiknya memfasilitasi keterbukaan informasi, hal yang paling umum dilakukan yaitu melalui website resmi yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan.

Website menjadi salah satu media yang paling gampang untuk dicari oleh stakeholders sehingga perlu menjadi fokus bagi setiap perusahaan. Sebaiknya, setiap perusahaan aktif memberikan informasi berkaitan dengan program-program kerja, annual report, grafik dan dokumentasi. Hal tersebut dapat mempengaruhi tingkat kredibilitas perusahaan dimata stakeholders sehingga mampu membawa opini publik yang positif terkait dengan keberadaan perusahaan dan meningkatkan tingkat kepercayaan para pemilik modal. (Lamria)

Sumber Gambar: www.pexels.com