Komunitas Ring 1 dan Ring 2 Aset Penting Kawasan Industri

Komunitas Ring 1 dan Ring 2 Aset Penting Kawasan Industri

Keberhasilan organisasi dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya citra dan reputasi organisasi dimata publik dan stakeholders. Berbagai macam industri yang bergerak pada bidang kontruksi, produk, tekstil, pangan, tambang dan lain sebagainya sedang berkembang pesat di Indonesia salah satunya berada di Kawasan Industri Cikarang. Pertumbuhan industri dipengaruhi faktor tingginya kebutuhan dan sifat konsumtif masyarakat yang semakin tinggi. Keberadaan industri harusnya mampu menopang pendapatan daerah dan pemberdayaan masyarakat sekitar. Komunitas ring 1 dan ring 2 sangat penting menjadi fokus bagi perusahaan industri. Tingginya pengaruh keberadaan komunitas ring 1 dan ring 2 menjadi alasan fokus besar organisasi.

Komunitas ring 1 dan ring 2 adalah aspek penting bagi perusahaan industri sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap kegiatan Corporate Sosial  Responsibility (CSR). Ganti rugi yang diberikan kepada masyarakat sekitar sebaiknya tidak hanya berupa materi, barang dan infrastruktur, namun aspek pemberdayaan dapat membantu masyarakat yaitu dengan memberikan lapangan pekerjaan atau kegiatan yang sifatnya sustainable. Kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat lebih diperlukan terutama bagi komunitas ring 1 dan ring 2 keberadaanya sangat dekat dengan organisasi yang dapat mempengaruhi citra dan reputasi organisasi di mata publik.


Mengapa komunitas ring 1 dan ring 2 dapat mempengaruhi citra dan reputasi organisasi? Hal ini menjadi pertanyaan besar sekaligus solusi yang baik bagi perusahaan industri, komunitas memiliki kendali yang cukup besar atas keberadaan organisasi. Hal ini dipengaruhi oleh faktor kekuatan opini publik yang mampu mengiring pemahaman stakeholders sehingga berpengaruh terhadap penilaian baik atau buruknya dampak perusahaan  bagi masyarakat sekitar. Komunitas dapat mengungkapkan kekurangan organisasi yang berdampak pada turunnya intensitas kepercayaan stakeholders mempengaruhi tingkat penjualan dan citra positif di mata publik. Sebaiknya kawasan industri yang memberikan dampak negatif pada lingkungan menjadikan fokus kegiatan sosial terhadap lingkungan dan masyarakat yang sustainable sehingga opini yang terbentuk di masyarakat mengarah pada tanggung jawab sosial perusahaan yang positif. (Lamria)

Sumber Gambar: www.pexels.com