Public Relations dalam Membangun Hubungan Positif dengan Media Massa

Public Relations dalam Membangun Hubungan Positif dengan Media Massa

Media massa menjadi salah satu bagian terpenting dalam mempengaruhi opini publik terhadap organisasi. Media massa di era globalisasi saat ini memiliki peranan penting sebagai sarana sumber informasi dalam menjawab kebutuhan khalayak terhadap kejadian-kejadian yang ada disekitarnya. Media massa yang terdiri dari media cetak, media elektronik dan media online memiliki karakteristik dan persyaratan yang berbeda-beda. Sebagai praktisi public relations perlu dipahami bahwa media merupakan salah satu stakeholder dari organisasi yang dapat membawa pengaruh besar bagi organisasi yang berdampak pada opini publik tentang organisasi.

Sehingga untuk membangun hubungan yang positif diperlukan langkah-langkah sebagai berikut; Berdasarkan bukunya (Cutlip, Center dan Broom, 2006 : hal 310-313) terdapat 5 aturan dalam menjalin hubungan yang baik dengan media antara lain:

  • Sampaikan dengan jujur, kejujuran merupakan salah satu wujud dari kredibililitas. Ketika organisasi memiliki kredibiltas dalam memberikan informasi kepada media akan mendorong media dalam memberikan kepercayaan terhadap organisasi. Kredibilitas organisasi dapat menjadi tolak ukur dari kesungguhan dalam menjalin relasi dengan media.
  •  Memberikan pelayanan, cara paling cepat dan pasti dalam menjalin  kerja sama dengan jurnalis adalah dengan memberikan berita serta gambar yang layak, menarik dan baru sesuai yang jurnalis inginkan serta dalam bentuk yang digunakan dengan mudah. Salah satu contohnya adalah memberikan menu dalam website organisasi terkait kegiatan-kegiatan yang dilakukan sebagai sarana dalam mempermudah jurnalis dalam mengakses informasi-informasi dari organisasi
  •  Jangan merengek atau megomel, hal ini sangat tidak disukai oleh jurnalis, sebaiknya jangan merengek dan mengomel ketika informasi atau berita yang diberikan kepada jurnalis tidak di publikasikan karena jurnalis akan menyeleksi informasi-informasi yang memiliki nilai berita yang layak direspon
  • Jangan minta untuk “membungkam”, cara terbaik untuk mencegah berita buruk dalam media adalah mencegah situasi yang bisa menimbulkan berita buruk. Sehingga ketika organisasi memiliki suatu peristiwa yang dapat mengundang berita buruk, sebaiknya jangan minta media untuk membungkam berita tersebut. Segera meminta maaf dan klarifikasi mengapa peristiwa buruk tersebut terjadi, kemudian pastikan peristiwa tersebut tidak terjadi kembali.
  • Jangan banjiri media, berikan apa yang dianggap sebagai berita oleh wartawan, perbarui terus malling list media dan kirim hanya pada satu wartawan yang tepat untuk masing-masing medium. (Lam, 2018)