Corporate Social Responsibility - Kewajiban Industri di Era Globalisasi

Corporate Social Responsibility - Kewajiban Industri di Era Globalisasi

Perkembangan kawasan industri di Indonesia menjadi saah satu aset yang dapat mendorong pertumbuhan perekonomian. Perkembangan kawasan industri yang sangat pesat di Indonesia salah satunya ada di kawasan industri Cikarang. Kawasan Industri di Cikarang merupakan kawasan industri yang potensial mengingat sekitar 2.125 unit pabrik yang berasal dari 25 negara berlokasi di kawasan tersebut, kawasan tersebut mampu menyumbang sebesar 34,46 % PMA Nasional, serta 22-45 % volume ekspor nasional (Tempo.Co, 2018). Fakta di atas membuat kawasan ini mendapat julukan sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara yang dapat mempengaruhi meningkatnya investor yang melakukan investasi di Indonesia.

Perusahaan yang berkembang tetap harus fokus dengan program Corporate Social Responsibility (CSR). Perusahaan wajib memiliki program-program menjadi tanggung jawab sosial perusahaan terkhusus bagi komunitas yang ada disekelilig perusahaan. Masyarakat yang berada di sekitar kawasan berdirinya organisasi terkhusus yang mendapat imbas terbesar akibat pembangunan dan aktivitas yang dijalankan oleh organisasi perlu menjadi fokus bagi organisasi. Hal ini dikatakan wajib berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Secara garis besar fokus CSR di kawasan industri  bukan hanya masyarakat yang berada dekat dengan keberadaan organisasi, kawasan industri juga harus berfokus terhadap limbah dari aktivitas yang dijalankan yang dapat merusak ekosistem dan mencemari udara.

Kawasan industri khususnya harus berusaha memperbanyak program-program yang mendukung tanggung jawab perusahaan terhadap sosial maupun lingkungannya mengigat industri seperti pabrik menyumbang banyak limbah yang dapat merusak lingkungan dan mencemari udara yang dapat membawa pengaruh buruk terhadap kesehatan komunitas yang ada di sekitar keberadaan organisasi. Selain limbah, pabrik juga dapat menyedot air yang sangat besar untuk melakukan proses pembuatan produk-produk industri. Selain pabrik hotel dan apartement juga menyedot banyak air dalam melakukakan aktivitasnya yang dapat mengurangi volume air di kawasannya . Sebaiknya jika program CSR sudah menjadi fokus pemerintah maka menjadi fokus juga bagi perusahaan terkhusus bagi kawasan industri yang melakukan aktivitas yang besar setiap harinya. Program-program CSR yang dilakukan oleh perusahaan dapat membawa dampak positif bagi perusahaan yang berimbas pada citra dan reputasi organisasi yang positif di masyarakat. (Lam, 2018)