Manfaat Gudang Berikat Bagi Sektor Perindustrian

Manfaat Gudang Berikat Bagi Sektor Perindustrian

Gudang Berikat adalah tempat penyimpanan untuk menimbun barang impor, dapat disertai satu lebih kegiatan berupa pengemasan atau pengemasan kembali, penyortiran, atas barang-barang tertentu dalam jangka waktu tertentu untuk dikeluarkan kembali. Gudang Berikat sendiri diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2009, Peraturan  Menteri Keuangan  PMK 155/PMK.04/2019 serta Peraturan Direktur Jendral Bea dan Cukai Nomor PER-50/BC/2011 Tentang Gudang Berikat.

Penimbunan berikat ini adalah sebuah bangunan atau kawasan yang sudah memenuhi persyaratan tertentu untuk digunakan sebagai tempat penimbunan, mengolah, menyediakan barang untuk dijual dengan mendapatkan penangguhan Bea Masuk. Penimbunan barang di Gudang Berikat hanya bisa dilakukan paling lama 1 tahun sejak dari masa pemberitahuan pabean impor. Jika dalam 30 hari sejak masa jatuh tempo yang sudah ditentukan tidak dilunasi maka izin Gudang Berikat akan dibekukan.

Adapun bentuk gudang berikat antara lain:

  • Gudang Berikat Pendukung Kegiatan Industri, yaitu Gudang Berikat yang menimbun dan menyediakan barang impor untuk didistribusikan kepada industri di dalam daerah pabean atau Kawasan Berikat. Industri yang dimaksud dapat berupa: manufaktur, pertambangan, alat berat, atau industri jasa perminyakan;
  • Gudang Berikat Pusat Distribusi Khusus Toko Bebas Bea, yaitu Gudang Berikat yang menimbun dan mendistribusikan barang impor ke Toko Bebas Bea;
  • Gudang Berikat Transit, yaitu Gudang Berikat yang menimbun dan mendistribusikan barang impor ke luar daerah pabean.

Dengan adanya Gudang Berikat, sejauh ini telah memberi berbagai manfaat bagi pelaku industri, seperti: efisiensi dalam waktu, kelancaran binis, kemudahan pelayanan perijinan, harga yang kompetitif, serta membantu pemerintah menumbuhkan sektor perindustrian dengan memasok bahan baku dengan harga yang bersaing sehingga dapat mendorong peningkatan investasi dan ekspor nasional. (david)

 

 


sumber: kemenkeu.go.id
sumber gambar: pexels.com